Mitos-Mitos dan Fakta Seputar Kehamilan

Begitu Anda hamil, telinga Anda akan dipenuhi dengan pendapat dari tetangga, kerabat atau rekan kerja yang belum tentu benar.

Jika Anda ragu-ragu, sebaiknya langsung bertanya kepada dokter. Kalau segan bertanya, karena dokternya supersibuk, baca saja artikel ini agar Anda tahu mana yang fakta dan mana yang hanya mitos.

Mitos-Mitos Kehamilan

Jika Penetrasi Hanya Terjadi Selama Beberapa Detik, Bisakah Wanita Hamil?

Kapan pun penis langsung kontak dengan daerah vagina, ada peluang ha mil. Peluangnya mungkin tak setinggi jika sanggama dengan ejakulasi terjadi, namun tetap ada risiko hamil. Penularan PMS (penyakit menular seksual) juga bisa berlangsung melalui kontak kulit dengan kulit seperti ini.

Bisakah Hamil Jika Wanita dan Pria Hanya Melakukan Hubungan Seks Kering?

lni terjadi ketika tidak ada penetrasi, namun tetap ada kontak kulit dengan kulit daerah kemaluan. Sekali lagi, kapan pun penis dan daerah vagina bersinggungan, ada sedikit risiko hamil dan penularan PMS.

Bisakah Wanita Hamil Akibat Pra-Ejakulasi?

Pra-ejakulasi adalah cairan yang merembes keluar dari penis sebelum ejakulasi terjadi. Kebanyakan lelaki tak bisa mengendalikannya dan tak bisa merasakannya keluar. Cairan jenis ini memang mengandung sperma dan bisa menimbulkan kehamilan. lnilah alasan mengapa metoda kontrasepsi mengeluarkan penis sebelum ejakulasi (coitus interuptus) tidak efektif dibandingkan metoda lainnya.

Dapatkah Terjadi Kehamilan Bila Wanita Tidak Mengalami Orgasme?

Ya, kehamilan tetap bisa terjadi bahkan apabila perempuan tidak mendapatkan orgasme. Orgasme tak berhubungan dengan tersedianya telur untuk dibuahi.

Apakah Sperma Bisa Menembus Pakaian Bahan Lain?

Apabila pakaian itu penuh dengan semen dan kontak langsung dengan vagina wanita, ada sedikit peluang sperma bisa masuk vagina. Tidak ada penelitian yang bisa memberikan jawaban tegas mengenai kemungkinan ini.

Wanita Bisa Hamil Karena Berhubungan Seks di Dalam Air?

Kalau sanggama memang terjadi di dalam air apa pun, kehamilan sangat mungkin terjadi. lni karena persetubuhan memungkinkan sperma langsung disimpankan dalam daerah vagina wanita, dan air di luar tubuh tak mengganggu proses ini.

Jika Ejakulasi Terjadi di Dalam Air, Bisakah Wanita Hamil?

Tidaklah mungkin sperma yang amat kecil itu bisa berenang melewati banyak air yang memenuhi kolam renang atau bath tub, mencapai vagina dan menimbulkan kehamilan. Bila ejakulasi terjadi di dalam air hangat biasa, sperma bisa bertahan hidup sampai beberapa menit.

Kalau ejakulasi terjadi di dalam air panas, atau air berbahan kimia, busa sabun atau bahan-bahan lainnya, sperma hanya akan bertahan beberapa detik saja. Kehamilan yang terjadi karena kasus seperti ini sangatlah tidak mungkin.

Mungkinkah Hamil Akibat Hubungan Seks Anal?
Kehamilan tak mungkin terjadi karena hubungan seks anal. Namun karena lubang vagina dan anus sangat berdekatan, ada kemungkinan sperma merembes masuk ke dalam vagina dan berenang untuk membuahi telur Anda.
Apakah Ejakulasi Berulang Kali Mengurangi Kemungkinan Terjadinya Kehamilan?

Frekuensi terjadinya ejakulasi tak mempengaruhi peluang hamil. Tiap ejakulasi mengandung sekitar 300 juta sperma, dan hanya satu saja yang dibutuhkan untuk membuahi satu telur.

Baca juga:  Tahap Perkembangan Janin Pada Trimester Ketiga

Apakah Sperma Mati Begitu Terkena Udara? Apakah Oksigen Membunuh Sperma?

Tidak! lni adalah mitos yang dipercayai banyak orang awam, namun tidak benar. Kalau sperma kering, ia akan mati dan tak bisa berjalan untuk membuahi telur. Sperma sanggup hidup selama 3-5 hari dalam lingkungan yang hangat dan lembab seperti leher rahim wanita. Sperma tak mungkin hidup kembali setelah mengering, bahkan jika dilembabkan kembali.

Ragu Hamil Atau Tidak, Apa Yang Harus Dilakukan?

Anda mungkin baru saja tahu bahwa kehamilan terjadi dalam kondisi khusus. Jangan panik. Seperti dinyatakan di atas, dalam kebanyakan mitos yang dipercayai awam, peluang kehamilan sangatlah kecil atau bahkan tidak mungkin terjadi.

Langkah berikutnya adalah mulai mengamati gejala-gejala awal kehamilan. Apabila Anda mengalami salah satu gejala itu, segeralah lakukan tes kehamilan. Anda bisa membeli alat tesnya di apotik atau toko obat.

Apakah Mungkin Hamil Namun Tetap Mendapat Haid

Perempuan hamil bisa sedikit pendarahan secaraa tak teratur, namun seharusnya tidak seperti menstruasi normal. Sebagian wanita bisa menganggap pendarahan ini sebagai haid karena datangnya disekitar waktu biasanya datang bulan.

Flek atau Pendarahan tak teratur yang bisa terjadi selama hamil ini biasanya berwarna coklat gelap atau sedikit merah muda. Darahnya tak cukup banyak untuk memenuhi pembalut dan tak berlangsung beberapa hari. Kalau darahnya banyak kemungkinan besar Anda tidak hamil.

Bagaimana Kalau Tes Kehamilan Positif Lalu Saya Pendarahan

Sekitar 25 – 30 persen wanita hamil mengalami macam-macam flek atau perdarahan pada awal kehamilan lni akibat banyak faktor, termasuk perdarahan implantasi, infeksi, radang leher rahim, kehamilan di luar kandungan atau ancaman keguguran.

Banyak wanita yang mengalami hal ini bisa terus hamil normal dan melahirkan bayi yang sehat. Separuh dari wanita yang mengalami perdarahan ringan ini akan mengalami perdarahan yang lebih berat yang akhirnya memicu keguguran, Sayangnya, tak ada cara untuk memrediksi apakah perdarahan akan memberat dan berakhir dengan keguguran.

Apabila Anda rnengalami perdarahan ringan yang memberat, disertai kram yang terasa sakit, sakit punggung atau merasa seperti ditusuk-tusuk, maka Anda musti cepat-cepat berkonsultasi dengan dokter. Jika perdarahan ringan yang Anda ala mi menghilang, sebaiknya Anda tetap memberitahukan hal ini kepada dokter agar dokter sepenuhnya mengetahui segata sesuatu yang Anda alami sepanjang kehamilan Anda.

Olahraga Berbahaya Bagi Ibu Hamil

Mitos yang satu ini adalah salah. Karena ibu hamil dianjurkan untuk berolah raga ringan seperti berjalan, berenang. Olahraga ringan tersebut nantinya akan membantu mereka menahan nyeri ketika melahirkan.

Kelamin Bayi Bisa Ditentukan Dari Ukuran Perut

Mitos tentang kelamin bayi bisa ditentukan dari ukuran perut adalah hal yang salah. Karena ukuran perut ibu hamil sebenarnya dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya banyaknya lemak, bentuk tubuh, gen, dan bentuk panggul wanita.

Semoga Bermanfaat.

More in Kehamilan
Kapan Deteksi Dini Kelainan Pada Janin Dapat Dilakukan?
Close