Apa itu Plasenta, Ari-ari dan Kantung Ketuban (Air Ketuban)

Bayi Anda akan berkembang di dalam rahim Anda dengan bantuan sistem pendukung kehidupan janin yang terdiri dari plasenta, tali ari-ari, dan kantung ketuban (yang dipenuhi dengan air ketuban).

Apa itu Plasenta Pada Ibu Hamil ?

plasenta-ari-ari-kantung-air-ketuban
scopeblog-stanford.edu

Plasenta digambarkan sebagai organ berbentuk kue serabi yang melekat di bagian dalam rahim dan terhubung dengan janin melalui tali ari-ari. Plasenta menghasilkan hormon-hormon yang terkait dengan kehamilan, seperti hormon chorionic gonadotropin (hCG), estrogen, dan progesteron.

Plasenta ini seperti makelar antara persediaan darah bayi dan ibu. Pembuluh-pembuluh darah kecil yang membawa darah janin mengalir melalui plasenta, yang penuh dengan darah ibu. Zat-zat gizi dan oksigen dari darah ibu dipindahkan ke darah janin, sementara produk-produk sampah dialihkan dari darah janin ke darah ibu. Luar biasanya, kedua pasokan darah ini takkan tercampur.

Pengeluaran Plasenta

Plasenta ‘dikeluarkan’ dari rahim ibu setelah janin berhasil keluar. Salah satu gangguan kehamilan adalah plasenta previa, di mana plasenta melekat dekat atau di atas leher rahim. Ketika janin tumbuh, tekanan pada plasenta bisa menyebabkan perdarahan. Kondisi ini membutuhkan penanganan medis untuk menjamin persalinan yang aman bagi Anda dan bayi.

Apa Fungsi Ari-Ari?

Ari-ari adalah tali yang menghubungkan plasenta dengan janin. Tali pusar terdiri atas tiga pembuluh darah: dua arteri kecil yang mengalirkan darah ke plasenta dan satu pembuluh vena besar yang mengembalikan darah ke janin. Ari-ari bisa tumbuh sepanjang 60 cm sehingga memungkinkan bayi bergerak ke sana kemari dengan aman tanpa merusak ari-ari maupun plasenta.

Baca juga:  Perubahan Tubuh Ibu Hamil Dari Minggu 1 Hingga Minggu 36

Setelah bayi lahir, tali pusar ini dipotong, kegiatan yang amat didambakan para ayah. Sisanya akan sembuh dan membentuk pusar bayi.
Selama hamil mungkin Anda menemukan kalau ari-ari ini terbuhul atau tersimpul atau melingkari sebagian tubuh bayi Anda. Hal ini jamak dan tak bisa dicegah. Biasanya ini juga tidak mengancam nyawa bayi.

Apa Manfaat Kantung Ketuban dan Air Ketuban

Kantung ketuban dipenuhi dengan air ketuban. Kantung ini adalah rumah dan ruang olahraga bayi Anda, yang melindunginya dari benturan, guncangan dan tekanan dari luar lainnya. Kantung ketuban memungkinkan bayi punya ruang yang cukup luas untuk berenang dan bergerak kesana kemari yang membantunya melatih otot-ototnya.

Agar bayi selalu nyaman, kantung dan air ketuban menjaga suhunya sedikit lebih tinggi daripada suhu tubuh ibu, biasanya sekitar 37,6° C.

Pada minggu 10, cairan yang tersedia sekitar 30 ml. Cairan ketuban akan mencapai puncaknya sekitar minggu 34 – 36, sekitar 1 liter. Kalau air ketuban Anda merembes keluar, berarti kantungnya sobek dan cairannya keluar dari tubuh Anda. Kehidupan bayi Anda tetap didukung oleh tali pusat dan berarti Anda bakal segera bertemu dengannya.

Bagaimana Bila Hamil Kembar?

Kembar identik kerapkali berbagi plasenta yang sama, namun biasanya punya kantung ketuban sendiri-sendiri, dan pasti punya ari-ari masing-masing. Kembar non identik punya plasenta, kantung ketuban dan tali pusat sendiri sendiri.

Semoga Bermanfaat.